Reseme day 2

 

Materi 1

Narasumber: ainin Najib

Acara ini membahas pendidikan, khususnya di perguruan tinggi, dengan fokus pada kesiapan mahasiswa baru menghadapi era digital dan revolusi industri. Pak Ainun Najib memulai paparannya dengan berasumsi bahwa para peserta, khususnya mahasiswa baru, sudah tidak asing lagi dengan AI, seperti ChatGPT dan Gemini. Beliau yakin bahwa mereka sering menggunakan AI untuk keperluan sehari-hari, termasuk untuk kebutuhan akademik. Bahkan, anak-anak kecil pun, termasuk anak-anaknya, sudah sangat memanfaatkan AI untuk membantu proses belajar mereka.Dalam konteks 'Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri', Pak Ainun Najib menekankan bahwa mahasiswa baru harus siap menghadapi era AI saat ini. Beliau menganalogikan munculnya AI seperti penemuan listrik oleh Benjamin Franklin di masa lalu. AI dianggap sebagai suatu fenomena yang dampaknya sangat masif dan menjadi katalis penting bagi inovasi serta perkembangan teknologi yang fundamental dalam mengubah kehidupan umat manusia, menandai revolusi industri yang sedang berlangsung

Materi 2

Narasumber:Prof.Dr haryono umar SE.,Ak.,M.Sc.,CA

Indonesia sangat darurat dengan korupsi , korupsi sesungguhnya penghianatan yang suda di berikan oleh rakyat . Indonesia suda banyak sekali orang pintar tetapi kurangnya orang jujur ,yaitu orang berintregitas. 

• STRATEGI KORUPSI . Pemberantasan korupsi tidak hanya dengan melakukan penindan tapi juga dengan pengedaran edukasi kepada masyarakat 

• UNITED NATION CONVENTION AGAINST CORRUPTION : merusak pasar dan persaingan yang sehat , pelanggaran hak asasi manusia , meruntuhkan hukum , menurunkan kualitas hidup , menyebabkan kejahatan lain berkembang 

• NEGARA BERKORUPSI YANG TERDAMPAK ADALAH RAKYAT KENAPA ? karena ketika negara berkorupsi ngara yang seharusnya melayani rakyat menjadi penindas terhadap rakyat  

• CONTOH KORUPSI 

1. KERUGIAN NEGARA

2. SUAP MENYUAP 

3. PEMERASAN 

4. PERBUATAN CURANG 

5. KONFLIK KEPENTINGAN DALAM PENGGADAAN 

6. GRATIFIKASI 

Materi 3

Narasumber: KH Ma'ruf Khozin

Mahasiswa UNUSA diposisikan sebagai penerus tradisi keilmuan dan keagamaan Aswaja An-Nahdliyah, berlandaskan ajaran Al-Qur’an, Hadis, Ijma’ Ulama, dan Qiyas.

Peran utama:

  1. Penjaga Tradisi Keilmuan – Menguasai khasanah NU (kitab kuning), cinta tanah air, serta menjadi pelopor Islam rahmatan lil ‘alamin.

  2. Pejuang Kemaslahatan Sosial – Mengamalkan amar ma’ruf nahi munkar secara bijak serta aktif dalam pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Dengan itu, mahasiswa UNUSA hadir sebagai agen perubahan sosial yang toleran, moderat, dan penuh kasih sayang.

Materi 4

Narasumber:Muslikha Nourma Rhomadloni SKM.,MKes

Salah satu peran penting adalah memastikan generasi mahasiswa menjadi produktif dan sehat agar dapat menjalani masa studi dengan baik, baik itu D3, S1, S2, maupun profesi. Kondisi fisik yang sehat diperlukan untuk menyerap ilmu dan informasi selama perkuliahan, terutama dengan jadwal belajar mengajar (BPM) yang bervariasi. Mahasiswa diharapkan tidak mudah sakit di awal perkuliahan, sehingga materi K3L (Keselamatan dan Kesehatan Pekerja) diberikan untuk mendukung hal ini.Tujuan utama belajar di universitas adalah agar mahasiswa bisa produktif dan sehat setiap hari. Cita-cita umum meliputi lulus tepat waktu dengan IPK tinggi, berprestasi di bidang non-akademik, menjadi pemimpin organisasi seperti Presiden BEM atau Ketua Hima, atau berwirausaha sambil kuliah. Mahasiswa didorong untuk membuat peta waktu untuk mencapai tujuan-tujuan ini, misalnya target IPK di tahun pertama atau fokus pada organisasi/wirausaha/magang. Semua ini membutuhkan jiwa yang sehat, produktif, dan aktif, serta penerapan K3L dalam kehidupan sehari-hari.Potensi bahaya didefinisikan sebagai segala sesuatu yang berpotensi menimbulkan kerugian, cedera, penyakit, kerusakan, atau dampak negatif jika tidak dikendalikan, yang bisa menyebabkan kecelakaan atau kerusakan pada manusia, lingkungan, dan aset. Mahasiswa seringkali tidak menyadari potensi bahaya dalam kegiatan perkuliahan sehari-hari. Potensi bahaya dibagi menjadi fisika, kimia, biologi, mekanik, dan psikososial.Contoh potensi bahaya fisika meliputi kebisingan, radiasi, getaran, dan suhu ekstrem. Sebagai ilustrasi, kondisi kos yang tidak nyaman (tanpa AC, sirkulasi udara buruk, atau lampu/AC/kipas mati) dapat menyebabkan kurang tidur maksimal. Kurang tidur ini dapat mengakibatkan kantuk saat perkuliahan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan dalam perjalanan dari tempat tinggal ke kampus, menunjukkan bagaimana bahaya fisik dapat berdampak pada kehidupan dan proses belajar.

Website Unusa: https://unusa.ac.id 
Website Fakultas Kedokteran Unusa: fk.unusa.ac.id
Blog Teman Saya: https://auroraleilak.blogspot.com/2025/09/resume-day-2.html
Media Sosial Unusa: 
- Facebook : 
https://www.facebook.com/unusaofficialfb
- Instagram : https://www.instagram.com/unusa_official/
- Youtube : https://www.youtube.com/@unusa_official
- Twitter ( ) : https://x.com/unusa_official?lang=en
- Tiktok : https://www.tiktok.com/@unusa_official

Komentar